Minuman jasmine adalah minuman berbasis bunga melati yang bisa disajikan panas maupun dingin. Popularitasnya melonjak karena rasanya yang floral dan segar, aroma yang khas, serta bisa dipadukan dengan berbagai bahan seperti teh, susu, hingga soda. Cocok diminum kapan saja dan mudah dibuat sendiri di rumah.
Kalau kamu belakangan sering lihat minuman berwarna bening kekuningan dengan aroma bunga di feed media sosial, besar kemungkinan itu minuman jasmine. Trennya sudah lama ada, tapi beberapa tahun terakhir makin banyak kafe yang menjadikannya menu andalan. Dan bukan tanpa alasan.
Bunga melati sudah lama jadi bagian dari budaya minum di Asia, mulai dari teh melati klasik di Tiongkok sampai minuman tradisional di Indonesia. Bedanya, sekarang minuman jasmine hadir dalam format yang lebih modern, lebih visual, dan lebih banyak variasinya.
Di artikel ini kita akan bahas apa saja yang masuk kategori minuman jasmine, kenapa rasanya beda dari minuman bunga lain, pilihan mana yang paling enak dicoba, dan bagaimana cara membuatnya sendiri tanpa peralatan rumit.
Tidak perlu jadi barista profesional dulu. Cukup tahu dasarnya, dan kamu sudah bisa mulai.
Apa itu minuman jasmine dan bedanya dengan minuman bunga lain?

Minuman jasmine secara sederhana adalah minuman yang menggunakan bunga melati sebagai bahan utama atau bahan pemberi rasa. Bunga yang dipakai biasanya dikeringkan terlebih dahulu, lalu diseduh atau direndam untuk mengeluarkan aromanya.
Yang membuat minuman jasmine berbeda dari minuman bunga lain seperti rosella atau lavender adalah karakteristik rasanya. Melati punya aroma floral yang ringan dan manis, tidak terlalu tajam, tidak pahit, dan tidak meninggalkan rasa aneh di lidah. Ini yang membuat minuman jasmine terasa segar dan mudah dinikmati hampir semua orang, termasuk mereka yang biasanya tidak terlalu suka minuman herbal.
Apakah teh melati sama dengan minuman jasmine?
Secara teknis, teh melati adalah salah satu jenis minuman jasmine. Teh melati dibuat dari daun teh hijau atau teh putih yang dipadukan dengan bunga melati segar selama proses pengeringan, sehingga aroma bunga terserap ke dalam teh.
Tapi minuman jasmine tidak selalu harus mengandung teh. Ada varian yang menggunakan air melati murni tanpa daun teh, ada yang dicampur susu, ada yang dijadikan sirup, bahkan ada yang dikombinasikan dengan soda. Jadi cakupannya lebih luas dari sekadar teh melati.
Jenis bunga melati yang dipakai untuk minuman
Tidak semua bunga melati cocok untuk minuman. Dua jenis yang paling sering digunakan adalah:
- Jasminum sambac, yang di Indonesia dikenal sebagai melati putih. Ini jenis yang paling umum dan paling mudah ditemukan.
- Jasminum officinale, yang lebih banyak digunakan di produk-produk teh melati dari Tiongkok.
Keduanya menghasilkan aroma yang harum, tapi Jasminum sambac cenderung lebih kuat dan manis aromanya. Kalau kamu pernah mencium bunga melati yang biasa dipakai untuk siraman pengantin, itu aromanya.
Kenapa minuman jasmine makin populer belakangan ini?

Ada beberapa hal yang mendorong popularitas minuman jasmine naik cukup signifikan.
- Pertama, soal rasa. Melati punya profil rasa yang bersih dan tidak berat. Dibandingkan kopi yang pahit atau minuman manis yang melelahkan, minuman jasmine terasa ringan dan tidak bikin enek. Ini menarik buat orang yang ingin minuman yang menyenangkan tapi tidak terlalu banyak gula atau kafein.
- Kedua, soal tampilan. Minuman jasmine umumnya punya warna yang bersih, sering kali bening atau kuning muda, dengan bunga kering yang mengapung di atas. Secara visual, ini sangat fotogenik. Tidak mengherankan kalau banyak kafe menjadikannya menu highlight di Instagram.
- Ketiga, faktor kesehatan memang ikut berperan. Bunga melati mengandung antioksidan, dan banyak orang mulai mencari alternatif minuman yang terasa enak tapi tidak terlalu berdampak buruk untuk tubuh. Minuman jasmine masuk kategori itu.
Apakah minuman jasmine mengandung kafein?
Ini tergantung variannya. Kalau kamu minum teh melati yang berbasis teh hijau atau teh putih, maka ada kandungan kafein, tapi jumlahnya jauh lebih rendah dari kopi. Teh hijau melati biasanya mengandung sekitar 25 hingga 35 miligram kafein per 240 mililiter, sementara kopi rata-rata sekitar 95 miligram per sajian yang sama.
Kalau kamu memilih minuman jasmine berbasis air melati murni tanpa campuran teh, maka kandungan kafeinnya nol. Ini pilihan bagus untuk yang sensitif kafein atau ingin minum malam hari tanpa khawatir susah tidur.
Jenis minuman jasmine yang paling banyak dicari
1. Teh melati es susu
Ini versi yang paling populer di kafe-kafe Asia. Dasarnya adalah teh melati yang diseduh pekat, lalu dicampurkan dengan susu segar atau susu oat, dan disajikan dengan es batu. Rasanya creamy, floral, dan segar sekaligus.
Beberapa kafe menambahkan brown sugar atau gula aren untuk memberikan rasa karamel ringan yang kontras dengan aroma melatinya. Hasilnya cukup baik, karena manis dari gula aren dan aroma melati ternyata berpadu dengan harmonis.
2. Jasmine latte
Versi yang lebih lembut. Biasanya menggunakan sirup melati atau ekstrak bunga melati yang dicampur dengan steamed milk. Tidak mengandung espresso, jadi ini bukan kopi. Cocok untuk yang suka minuman hangat dengan rasa floral yang tidak terlalu kuat.
3. Jasmine soda
Minuman jasmine yang dicampur dengan soda water atau sparkling water. Biasanya ditambahkan sedikit madu atau sirup untuk rasa manis, dan disajikan dingin dengan irisan lemon atau jeruk nipis. Rasanya ringan, bersoda, dan segar. Cocok diminum siang hari saat cuaca panas.
4. Air melati tradisional
Ini yang paling sederhana. Bunga melati segar atau kering direndam dalam air panas, dibiarkan beberapa menit, lalu diminum. Tidak ada tambahan apapun. Aromanya kuat dan rasanya sangat bersih. Ini yang biasa diminum dalam tradisi minum teh di banyak budaya Asia.
5. Cold brew jasmine tea
Cara penyeduhan dingin yang membutuhkan waktu lebih lama, biasanya 6 hingga 8 jam di dalam kulkas. Hasilnya adalah teh melati dengan rasa yang lebih halus, lebih jernih, dan tidak ada rasa pahit sama sekali. Banyak penggemar teh yang lebih menyukai metode ini karena menghasilkan profil rasa yang lebih kompleks.
Baca Juga: Dark Chocolate Bubuk: Kenapa Rasanya Beda dari Cokelat Biasa?
Cara membuat minuman jasmine di rumah tanpa peralatan khusus

Tidak perlu beli mesin espresso atau alat seduh mahal. Berikut cara membuat teh melati es susu yang simpel:
Bahan yang dibutuhkan:
- 2 sendok teh teh melati kering (atau 2 kantong teh melati)
- 200 mililiter air panas
- 150 mililiter susu segar atau susu oat
- Es batu secukupnya
- Madu atau gula sesuai selera
Caranya:
- Seduh teh melati dengan air panas selama 3 sampai 5 menit. Jangan terlalu lama karena bisa membuat rasa teh menjadi pahit.
- Angkat teh dan biarkan sedikit dingin.
- Tambahkan pemanis sesuai selera, aduk sampai larut.
- Siapkan gelas berisi es batu.
- Tuang susu ke dalam gelas terlebih dahulu.
- Tuang teh di atasnya perlahan. Kalau ingin tampilan dua lapisan yang terpisah, tuang pelan-pelan menggunakan punggung sendok.
- Selesai. Bisa langsung diminum.
Total waktu pembuatan sekitar 10 menit. Biayanya juga jauh lebih hemat dibandingkan beli di kafe.
Cara membuat jasmine soda yang lebih ringan
Kalau ingin sesuatu yang lebih ringan dan bersoda:
- Buat air seduhan melati seperti langkah di atas, tapi lebih pekat.
- Biarkan dingin sepenuhnya.
- Campur dengan sparkling water dengan perbandingan 1 banding 2.
- Tambahkan madu dan perasan jeruk nipis.
- Sajikan dengan es dan beberapa lembar daun mint kalau ada.
Di mana beli bahan minuman jasmine yang bagus?
Teh melati kering dan bunga melati kering sudah cukup mudah ditemukan. Beberapa tempat yang bisa dicoba:
- Toko bahan makanan Asia atau toko teh khusus biasanya menyediakan teh melati berkualitas baik.
- Marketplace online juga banyak pilihan, dari yang murah sampai yang premium. Cari dengan kata kunci teh melati loose leaf untuk hasil seduhan yang lebih baik dibandingkan teh kantong.
- Beberapa petani atau UMKM lokal juga menjual bunga melati kering yang bisa langsung diseduh.
Untuk kualitas terbaik, pilih yang bunga kering dengan warna putih kecoklatan, bukan yang sudah terlalu gelap atau hancur. Aromanya harus masih kuat saat dibuka.
Minuman Jasmine Layak Dicoba, Bukan Sekadar Tren
Minuman jasmine bukan tren sesaat yang akan hilang begitu saja. Dasar rasanya yang kuat dan fleksibilitasnya sebagai bahan minuman membuatnya bertahan lama di dunia minuman, baik di kafe maupun di rumah.
Yang menarik dari minuman jasmine adalah justru kesederhanaannya. Tidak perlu campuran bahan yang rumit untuk menghasilkan minuman yang enak. Cukup bunga melati yang berkualitas, air yang tepat, dan sedikit kesabaran dalam menyeduh, hasilnya sudah bisa sangat memuaskan.
Kalau kamu belum pernah mencobanya, mulai dari yang paling sederhana dulu. Beli teh melati kantong, seduh, tambahkan es dan susu, dan rasakan sendiri bedanya. Kemungkinan besar kamu akan langsung mengerti kenapa minuman ini punya penggemar setia di seluruh dunia.
Pertanyaan yang Sering Muncul soal Minuman Jasmine
1. Apakah minuman jasmine aman untuk ibu hamil?
Teh melati dalam jumlah wajar umumnya aman dikonsumsi, tapi sebaiknya pilih varian tanpa kafein atau batasi konsumsinya. Konsultasikan dengan dokter kalau ragu, terutama di trimester pertama.
2. Berapa lama teh melati bisa disimpan setelah diseduh?
Teh melati yang sudah diseduh sebaiknya diminum dalam 24 jam jika disimpan di kulkas. Lebih dari itu, aromanya mulai memudar dan rasanya kurang segar.
3. Apakah minuman jasmine bisa membantu tidur lebih baik?
Kalau kamu memilih varian tanpa kafein, seperti air melati murni atau jasmine herbal blend, maka minum sebelum tidur bisa membantu relaksasi karena aroma melati punya efek menenangkan. Tapi bukan obat tidur, ya.
4. Apa perbedaan minuman jasmine dan minuman chamomile?
Keduanya minuman bunga, tapi rasanya sangat berbeda. Chamomile rasanya lebih earthy dan sedikit seperti apel, sementara melati lebih floral dan manis aromanya. Chamomile lebih sering dikaitkan dengan efek relaksasi, sedangkan melati lebih ke aroma yang segar.
5. Bisakah bunga melati segar dipakai langsung untuk minuman?
Bisa, tapi pastikan bunga bebas pestisida. Cuci bersih terlebih dahulu. Bunga segar menghasilkan aroma yang lebih ringan dibandingkan bunga kering, jadi kamu perlu menggunakan lebih banyak untuk mendapatkan rasa yang sama.
6. Berapa kalori dalam minuman jasmine polos?
Air seduhan bunga melati tanpa tambahan gula atau susu hampir nol kalori. Penambahan susu, gula, atau madu tentu menambah kalorinya, tergantung jumlah yang dipakai.








