Minuman rasa keju sudah bukan sekadar tren sesaat. Dari thai tea topping keju hingga kopi krim keju, minuman ini populer karena perpaduan rasa gurih dan manis yang unik. Artikel ini membahas kenapa minuman rasa keju begitu digemari, apa saja variannya, dan kenapa kamu susah berhenti setelah coba sekali.
Kalau kamu pernah melewati gerai minuman kekinian dan melihat antrian panjang, ada kemungkinan besar mereka sedang menunggu minuman dengan topping keju. Bukan keju untuk pizza, bukan keju untuk roti bakar, tapi keju yang dituang di atas teh, kopi, bahkan minuman buah.
Aneh? Mungkin pertama kali dengar. Tapi begitu dicoba, banyak orang langsung paham kenapa minuman rasa keju bisa punya penggemar sebanyak itu.
Fenomena ini bukan sekadar hype media sosial. Minuman rasa keju sudah bertahan dan berkembang selama beberapa tahun terakhir, dan varian-variannya terus bertambah. Dari yang awalnya cuma ada di Taiwan, sekarang minuman ini bisa kamu temukan di hampir semua kota besar di Indonesia, bahkan sudah masuk ke warung dan kafe pinggir jalan.
Pertanyaannya sederhana: apa sebenarnya yang membuat minuman ini begitu enak dan susah dilupakan?
Apa Itu Minuman Rasa Keju?

Sebelum masuk lebih jauh, penting untuk tahu dulu kita sedang bicara soal apa.
Minuman rasa keju adalah minuman, biasanya teh atau kopi, yang disajikan dengan lapisan busa atau krim di bagian atas. Lapisan itu dibuat dari campuran keju krim, susu, sedikit garam, dan kadang gula. Teksturnya ringan dan creamy, tidak sekental keju pada umumnya.
Cara minumnya juga beda dari minuman biasa. Kamu tidak mengaduknya. Kamu minum langsung dari bibir gelas tanpa sedotan, biarkan cairan teh atau kopi mengalir lebih dulu, lalu busa kejunya menyusul belakangan. Kombinasi rasa manis dari teh dan gurih dari keju bertemu di lidah dalam satu tegukan. Di situ lah keajaibannya terjadi.
Tekstur busa kejunya sendiri ringan, tidak berat di mulut, dan memberikan sensasi yang berbeda dari minuman biasa. Itulah kenapa banyak orang bilang minuman ini terasa mewah, meski harganya terjangkau.
Kenapa Minuman Rasa Keju Bisa Sepopuler Ini?

Kalau dipikir-pikir, perpaduan keju dan teh itu terdengar tidak masuk akal. Tapi justru di situ letak daya tariknya.
- Pertama, ada faktor kejutan rasa. Otak kita sudah terbiasa dengan rasa manis dari minuman dan rasa gurih dari makanan. Ketika keduanya hadir dalam satu tegukan, ada sesuatu yang menyenangkan terjadi. Rasanya familiar tapi juga baru.
- Kedua, ada aspek visual. Lapisan putih di atas minuman berwarna cokelat atau hitam terlihat estetis dan menggugah selera. Di era media sosial, tampilan minuman jadi salah satu faktor penting kenapa seseorang mau mencobanya. Foto minuman rasa keju selalu terlihat menarik.
- Ketiga, harga. Minuman rasa keju di Indonesia umumnya dijual di kisaran harga yang sangat terjangkau. Kamu bisa mendapatkan pengalaman rasa yang berbeda tanpa harus merogoh kantong dalam-dalam. Ini yang membuat minuman ini cepat tersebar ke berbagai kalangan.
- Keempat, variasi rasa. Tidak ada satu formula baku untuk minuman rasa keju. Setiap merek atau gerai punya resep sendiri, dan ini membuat orang penasaran untuk mencoba dari satu tempat ke tempat lain.
Apa Saja Varian Minuman Rasa Keju yang Populer?

Kalau kamu mau mulai mencoba, berikut beberapa varian yang paling banyak dicari orang.
1. Thai Tea Topping Keju
Ini salah satu kombinasi paling klasik dan paling populer. Thai tea punya warna oranye yang mencolok dan rasa manis yang kuat. Ketika disandingkan dengan busa keju yang gurih, hasilnya adalah keseimbangan rasa yang enak banget. Lapisan keju juga membantu menetralisir rasa manis yang terkadang terlalu intens dari thai tea biasa.
2. Teh Hijau Matcha dengan Krim Keju
Matcha dan keju adalah kombinasi yang sudah terbukti di dunia kuliner. Rasa pahit alami dari matcha cocok sekali dengan krim keju yang gurih dan sedikit asin. Varian ini biasanya lebih populer di kalangan yang menyukai rasa lebih kompleks dan tidak terlalu manis.
3. Kopi dengan Cheese Foam
Tren kopi kini semakin sering hadir dengan pilihan topping cheese foam. Biasanya dipadukan dengan cold brew atau americano yang pahit. Hasilnya mirip dengan konsep kopi dengan whipped cream, tapi rasa kejunya memberikan dimensi gurih yang berbeda dan lebih unik.
4. Minuman Buah dengan Topping Keju
Ini varian yang paling berani. Jeruk, lychee, atau anggur dengan busa keju di atasnya. Kalau rasa buahnya cukup segar dan busa kejunya tidak terlalu asin, kombinasinya bisa sangat menyegarkan. Tapi varian ini memang butuh keberanian lebih untuk mencoba pertama kali.
5. Brown Sugar Milk Tea dengan Keju
Varian yang satu ini sangat populer di kalangan anak muda. Perpaduan gula aren yang karamel dengan susu dan keju menghasilkan minuman yang kaya rasa dan sangat memuaskan. Cocok untuk kamu yang suka sesuatu yang manis, creamy, dan sedikit gurih sekaligus.
Dari Mana Tren Minuman Rasa Keju Ini Berasal?
Minuman rasa keju berasal dari Taiwan, sekitar awal tahun 2010-an. Gerai teh kekinian di Taiwan mulai bereksperimen dengan topping alternatif selain boba dan jelly. Cheese foam muncul sebagai pilihan yang langsung dapat respons positif dari konsumen.
Dari Taiwan, tren ini menyebar ke Cina, lalu ke seluruh Asia Tenggara termasuk Indonesia. Merek-merek internasional seperti KOI, Tiger Sugar, dan Gong Cha ikut memperkenalkan minuman rasa keju ke pasar Indonesia. Tidak lama kemudian, merek lokal pun mulai bermunculan dengan versi mereka sendiri, sering kali dengan penyesuaian rasa yang lebih cocok dengan selera Indonesia.
Sekarang, minuman rasa keju bukan lagi barang impor atau sesuatu yang eksklusif. Sudah ada di mana-mana.
Baca Juga: Rasa Taro: Kenapa Minuman Ini Susah Banget Ditolak?
Bagaimana Cara Kerja Rasa Gurih dan Manis Ini di Lidah?
Ada alasan ilmiah kenapa kombinasi ini enak. Rasa gurih dari keju mengandung apa yang disebut sebagai umami, yaitu salah satu dari lima rasa dasar yang dikenali lidah manusia selain manis, asam, asin, dan pahit.
Ketika rasa manis dari teh bertemu dengan umami dari keju, otak menangkap sinyal kepuasan ganda. Ini mirip dengan kenapa cokelat dengan sedikit garam terasa lebih nikmat dari cokelat biasa. Kontras rasa justru memperkuat pengalaman makan atau minum secara keseluruhan.
Selain itu, tekstur krim keju yang lembut memberikan sensasi mulut yang berbeda. Ada sesuatu yang memuaskan dari cairan yang sedikit lebih kental dan creamy dibanding air biasa. Ini juga alasan kenapa minuman boba, dengan semua topping berteksturnya, bertahan begitu lama sebagai tren.
Di Mana Bisa Menemukan Minuman Rasa Keju di Indonesia?

Hampir di semua kota besar di Indonesia sekarang sudah ada gerai yang menjual minuman rasa keju. Di Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, dan kota-kota lain, kamu bisa menemukannya mulai dari gerai di mal hingga booth kecil di pinggir jalan.
Beberapa merek yang cukup dikenal di Indonesia antara lain Chatime, KOI, Xing Fu Tang, dan banyak merek lokal lainnya. Harganya bervariasi, mulai dari belasan ribu hingga lima puluhan ribu rupiah tergantung merek dan lokasi.
Kalau mau lebih hemat, banyak juga resep minuman rasa keju yang bisa dibuat sendiri di rumah. Bahan-bahannya relatif mudah didapat di supermarket, dan prosesnya tidak terlalu rumit. Cream cheese, susu cair, sedikit garam, dan mixer sudah cukup untuk membuat cheese foam yang bisa kamu tuang di atas teh favorit kamu.
Apakah Minuman Rasa Keju Aman Dikonsumsi Setiap Hari?
Ini pertanyaan yang wajar. Cheese foam dibuat dari produk susu, jadi mengandung lemak dan kalori yang tidak sedikit. Kalau diminum sesekali sebagai camilan atau teman santai, tentu tidak masalah.
Tapi kalau dikonsumsi setiap hari dalam jumlah banyak, terutama versi yang mengandung banyak gula, tentu perlu diperhatikan. Kandungan gula dari teh kekinian umumnya cukup tinggi, dan tambahan krim keju menambah kalori ekstra. Untuk yang sedang menjaga asupan kalori atau punya sensitivitas terhadap produk susu, lebih baik membatasi konsumsinya.
Kabar baiknya, banyak gerai sekarang menawarkan pilihan less sugar atau sugar-free, sehingga kamu masih bisa menikmati minuman rasa keju tanpa harus terlalu khawatir soal kandungan gulanya.
Minuman Rasa Keju Akan Bertahan Lama
Tren makanan dan minuman memang datang dan pergi. Tapi minuman rasa keju sudah membuktikan dirinya bukan sekadar tren musiman. Sudah lebih dari satu dekade minuman ini ada, dan penggemar setianya terus bertambah.
Alasannya sederhana: rasanya memang enak. Bukan karena hype, bukan karena dipaksakan, tapi karena kombinasi gurih dan manis itu secara alami cocok di lidah banyak orang.
Kalau kamu belum pernah mencoba, tidak ada salahnya mulai dari varian paling klasik dulu yaitu thai tea dengan topping keju. Pesan di gerai terdekat, minum tanpa diaduk, dan rasakan sendiri kenapa minuman ini bisa bikin orang ketagihan.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan tentang Minuman Rasa Keju
1. Apa itu minuman rasa keju?
Minuman rasa keju adalah teh atau kopi yang disajikan dengan lapisan busa krim keju di bagian atas. Busa keju dibuat dari campuran cream cheese, susu, dan sedikit garam, menghasilkan rasa gurih yang berpadu dengan manisnya minuman di bawahnya.
2. Apakah minuman rasa keju harus diminum dengan cara khusus?
Ya. Minuman rasa keju sebaiknya diminum langsung dari bibir gelas tanpa sedotan dan tanpa diaduk. Cara ini memastikan rasa teh dan keju bertemu di mulut secara bersamaan, bukan tercampur jadi satu.
3. Berapa harga minuman rasa keju di Indonesia?
Harganya bervariasi. Di gerai kelas atas atau merek internasional, harganya bisa mencapai 40.000 hingga 60.000 rupiah. Di booth atau gerai lokal yang lebih kecil, kamu bisa mendapatkannya dengan harga 15.000 hingga 25.000 rupiah.
4. Bisa tidak membuat minuman rasa keju sendiri di rumah?
Bisa. Bahan utamanya adalah cream cheese, susu cair, dan sedikit garam. Campurkan dan kocok hingga berbusa, lalu tuang di atas teh atau kopi favoritmu. Banyak resep mudah yang bisa ditemukan secara online.
5. Apakah minuman rasa keju cocok untuk orang yang tidak suka manis?
Cocok, asalkan memilih varian dengan kadar gula rendah. Rasa keju justru membantu menetralisir rasa manis, jadi minumannya tidak terasa terlalu manis. Beberapa gerai juga menawarkan pilihan less sugar atau sugar-free.
6. Apakah minuman rasa keju mengandung banyak kalori?
Cheese foam mengandung lemak dari produk susu, sehingga menambah kalori pada minuman. Konsumsi sesekali tidak masalah, tapi kalau dikonsumsi setiap hari dalam jumlah besar perlu diperhatikan, terutama bagi yang sedang mengontrol asupan kalori.
7. Varian minuman rasa keju mana yang paling enak untuk pemula?
Thai tea dengan topping keju adalah pilihan paling aman untuk pemula. Rasa manisnya yang kuat dari thai tea berpadu baik dengan gurihnya keju, dan ini adalah kombinasi yang paling banyak disukai oleh berbagai kalangan.







