Mencari minuman yang rasanya enak tapi tetap membawa manfaat sehat kadang terasa seperti mencari jarum di tumpukan jerami. Kadang kita ingin nongkrong sambil minum sesuatu yang manis dan creamy, tapi di sisi lain ada perasaan bersalah kalau mengonsumsi terlalu banyak gula atau minuman yang kurang sehat. Di sinilah green tea latte masuk sebagai jalan tengah yang pas banget buat kamu.
Minuman ini sukses mengambil hati banyak orang. Warnanya yang hijau lembut terlihat sangat menarik dipandang. Rasanya juga merupakan perpaduan unik antara pahit khas teh hijau dan gurihnya susu yang creamy. Kombinasi ini membuat banyak orang ketagihan dan menjadikannya menu wajib saat mampir ke kedai kopi atau kafe favorit.
Lebih dari sekadar tren sesaat, green tea latte menawarkan gaya hidup yang lebih seimbang. Kamu bisa menikmati minuman kekinian tanpa harus mengorbankan asupan nutrisi untuk tubuhmu. Perlahan tapi pasti, minuman ini mengubah cara kita menikmati waktu santai. Mari kita bahas tuntas tentang minuman hijau yang satu ini, mulai dari apa itu sebenarnya sampai cara mudah membuatnya sendiri di rumah.
Apa Itu Green Tea Latte

Kalau diterjemahkan secara harfiah, latte berarti susu dalam bahasa Italia. Jadi, green tea latte pada dasarnya adalah campuran antara teh hijau dan susu. Konsepnya mirip dengan caffee latte yang biasa kamu pesan, hanya saja posisi espresso atau kopi digantikan oleh teh hijau pekat.
Teh hijau yang digunakan bisa bermacam-macam bentuknya. Ada kafe yang menggunakan teh hijau celup atau daun teh hijau yang diseduh sangat pekat. Namun, sebagian besar tempat sekarang lebih suka menggunakan teh hijau dalam bentuk bubuk agar rasanya lebih pekat dan mudah menyatu dengan susu. Susu yang dipakai juga sangat fleksibel. Kamu bisa menggunakan susu sapi biasa, susu oat, susu almond, atau susu kedelai sesuai dengan selera dan kondisi pencernaanmu.
Penyajiannya pun bisa disesuaikan dengan cuaca. Saat hujan turun dan udara sedang dingin, secangkir green tea latte panas dengan busa susu yang tebal di atasnya bisa menghangatkan badan. Sebaliknya, saat cuaca sedang panas terik, versi es dari minuman ini akan memberikan sensasi segar yang luar biasa. Fleksibilitas inilah yang membuatnya disukai berbagai kalangan.
Bedanya dengan Matcha Latte

Banyak orang yang masih menganggap green tea latte dan matcha latte adalah dua minuman yang sama persis. Wajar saja karena keduanya sama-sama berwarna hijau dan terbuat dari teh hijau. Namun, kalau kita perhatikan lebih detail, ada perbedaan besar dari proses pembuatan bahan baku sampai ke rasa akhir yang dihasilkan.
1. Matcha
Matcha adalah jenis teh hijau khusus yang ditanam di tempat teduh terhindar dari sinar matahari langsung selama beberapa minggu sebelum dipanen. Proses ini membuat daun teh menghasilkan lebih banyak klorofil dan asam amino. Setelah dipanen, urat daunnya dibuang dan daunnya digiling lambat menggunakan batu hingga menjadi bubuk yang sangat halus. Rangkaian proses panjang ini membuat warna matcha menjadi hijau terang yang sangat pekat.
2. Bubuk teh hijau
Bubuk teh hijau biasa atau yang sering dipakai untuk green tea latte diproses dari daun teh hijau yang ditumbuk bersama urat daunnya, atau sekadar diseduh pekat. Warnanya cenderung hijau kekuningan atau hijau kusam. Dari segi rasa, matcha memiliki profil rasa yang kaya, gurih, dan sedikit manis alami. Sedangkan teh hijau biasa rasanya lebih ringan, sedikit lebih sepat, dan menonjolkan aroma daun teh yang khas. Pemilihan antara keduanya murni soal selera personal.
Manfaat yang Dicari Konsumen

Selain rasanya yang enak, banyak orang beralih ke minuman ini karena deretan manfaat kesehatan yang ada di dalamnya. Teh hijau sudah lama dikenal sebagai salah satu minuman paling sehat di dunia. Meskipun dicampur dengan susu, nutrisi dasar dari teh hijau tetap bisa kamu dapatkan.
Kandungan antioksidan dalam teh hijau sangat tinggi. Antioksidan ini berfungsi membantu tubuh melawan radikal bebas yang bisa memicu berbagai penyakit dan penuaan dini. Rutin mengonsumsi teh hijau dipercaya bisa membantu menjaga kesehatan jantung dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Jadi, saat kamu menyeruput minuman ini, kamu juga sedang memberikan perlindungan ekstra untuk tubuhmu.
Hal menarik lainnya adalah kandungan kafein di dalamnya. Teh hijau memang mengandung kafein, tapi efeknya ke tubuh berbeda dengan kopi. Teh hijau memiliki senyawa bernama L-theanine yang memberikan efek relaksasi. Perpaduan antara kafein dan L-theanine ini akan membuatmu merasa segar, fokus, dan waspada, tapi tanpa rasa deg-degan atau gelisah yang kadang muncul setelah minum kopi pekat. Ini adalah pilihan tepat buat kamu yang butuh dorongan energi untuk bekerja tapi perutmu sensitif terhadap kopi.
Baca Juga: Perbedaan Matcha dan Green Tea dalam Bisnis Minuman Kekinian
Cara Bikin yang Creamy

Membuat green tea latte sendiri di rumah ternyata tidak sesulit yang dibayangkan. Kamu bisa mengatur tingkat kemanisan dan kekentalan sesuai dengan seleramu sendiri. Kunci utama untuk mendapatkan tekstur yang creamy ada pada perbandingan bahan dan cara mengaduknya.
- Pertama, siapkan bubuk teh hijau berkualitas bagus. Masukkan sekitar satu hingga dua sendok teh bubuk tersebut ke dalam gelas. Tambahkan sedikit air panas, kira-kira dua sendok makan saja. Aduk cepat menggunakan pengaduk khusus atau sendok biasa sampai tidak ada bubuk yang menggumpal. Proses ini penting agar nanti tekstur minumanmu mulus.
- Setelah itu, siapkan susu pilihanmu. Kalau kamu suka minuman panas, panaskan susu cair perlahan sampai hangat tapi jangan sampai mendidih. Kamu bisa menggunakan alat pembuat busa susu kalau punya, atau kocok susunya perlahan dalam botol tertutup agar sedikit berbusa. Tuangkan susu hangat tersebut ke dalam gelas berisi pasta teh hijau tadi. Tambahkan pemanis alami seperti madu atau sirup gula cair secukupnya, lalu aduk rata.
- Untuk versi dingin, prosesnya lebih sederhana. Setelah membuat pasta teh hijau, masukkan es batu secukupnya ke dalam gelas. Tuangkan susu cair dingin, lalu aduk sampai warna hijaunya merata. Susu oat atau susu kental manis sedikit saja bisa menambah level creamy minuman buatanmu.
Tips Penyajian Instagramable

Buat kamu yang suka berbagi momen di media sosial, tampilan minuman tentu jadi hal yang tidak boleh dilewatkan. Membuat green tea latte ala kafe mewah yang cantik difoto butuh sedikit trik penataan.
Gunakan gelas kaca transparan yang tinggi. Gelas bening akan menonjolkan gradasi warna antara susu putih dan teh yang hijau. Ini adalah daya tarik visual utama dari minuman ini. Untuk membuat efek gradasi yang rapi pada versi es, tuangkan sirup pemanis atau madu di dasar gelas terlebih dahulu.
Selanjutnya, masukkan es batu sampai gelas hampir penuh. Tuangkan susu cair perlahan ke atas es batu tersebut. Langkah terakhir adalah menuangkan larutan teh hijau pekat yang sudah kamu siapkan sebelumnya. Tuang perlahan tepat di atas es batu agar tidak langsung bercampur dengan susu di bawahnya. Hasilnya, kamu akan mendapatkan minuman dengan lapisan putih di bawah dan hijau pekat di atas yang perlahan menetes turun ke bawah. Sangat cantik dan siap difoto sebelum diaduk.
Yuk Coba Bikin Minuman Sehatmu Sendiri
Beralih ke pilihan minuman yang lebih sehat tidak berarti kamu harus meninggalkan hal-hal yang enak. Perpaduan teh hijau dan susu memberikan pengalaman minum yang memuaskan lidah sekaligus menenangkan pikiran. Kamu bisa mengontrol penuh apa saja bahan yang masuk ke dalam tubuhmu saat membuatnya sendiri di rumah.
Mulai sekarang, cobalah berkreasi di dapurmu. Eksplorasi berbagai jenis susu atau tingkat kemanisan yang paling pas untukmu. Jadikan momen meracik minuman ini sebagai waktu istirahat sejenak dari kesibukan harian. Bagikan juga hasil kreasimu kepada orang rumah atau teman-teman dekat. Siapa tahu, resep buatanmu malah jadi favorit baru mereka saat berkumpul bersama.







