Siapa yang tidak kenal dengan biskuit hitam manis berisi krim putih ini? Oreo bukan sekadar camilan untuk dicelupkan ke dalam susu. Dalam beberapa tahun terakhir, biskuit legendaris ini telah bertransformasi menjadi bahan utama yang sangat populer untuk berbagai jenis minuman kekinian. Mulai dari milkshake klasik hingga bubble tea modern, minuman Oreo selalu berhasil memikat hati (dan lidah) banyak orang.
Kombinasi rasa cokelat yang pekat dan krim yang manis memberikan tekstur dan rasa yang unik. Tidak heran jika kedai kopi, kafe, hingga pedagang kaki lima berlomba-lomba menciptakan menu andalan berbahan dasar Oreo. Namun, Anda tidak perlu selalu membelinya di luar. Membuat minuman Oreo sendiri di rumah sebenarnya sangat mudah, lebih hemat, dan tentu saja bisa disesuaikan dengan selera pribadi.
Artikel ini akan mengupas tuntas segala hal tentang minuman Oreo. Kami akan membagikan resep-resep rahasia yang lezat, tips agar minuman Anda tidak terlalu manis atau eneg, hingga analisis peluang usaha bagi Anda yang tertarik terjun ke bisnis kuliner. Bersiaplah untuk menemukan cara baru menikmati biskuit favorit sejuta umat ini.
Mengapa Minuman Oreo Begitu Populer?

Sebelum kita masuk ke dapur untuk meracik, menarik untuk memahami mengapa tren ini tidak pernah mati. Popularitas minuman berbasis Oreo bukan hanya sekadar hype sesaat. Ada alasan psikologis dan kuliner di balik fenomena ini.
Pertama, faktor nostalgia. Bagi banyak orang, Oreo adalah camilan masa kecil. Meminum olahan Oreo membangkitkan kenangan manis yang menyenangkan. Kedua, keseimbangan rasa. Rasa biskuit Oreo yang sedikit pahit karena kakao menyeimbangkan rasa krim yang manis. Ketika dicampur dengan susu atau es krim, ia menciptakan harmoni rasa yang pas—tidak terlalu pahit, namun juga memiliki dimensi rasa yang lebih kaya dibandingkan gula biasa.
Ketiga, tekstur. Remahan biskuit Oreo memberikan sensasi crunchy atau gritty yang menyenangkan di mulut. Ini memberikan pengalaman minum yang tidak membosankan. Dalam dunia kuliner, variasi tekstur adalah kunci untuk membuat hidangan yang memuaskan.
Resep Minuman Oreo Klasik yang Wajib Dicoba

Mari kita mulai dengan resep-resep dasar yang menjadi favorit banyak orang. Resep-resep ini mudah dibuat dan bahan-bahannya pun gampang ditemukan di minimarket terdekat.
1. Oreo Milkshake Original
Ini adalah ibu dari segala minuman Oreo. Resep klasik yang tidak pernah salah.
Bahan-bahan:
- 5-6 keping biskuit Oreo
- 3 skop es krim vanila
- 200 ml susu cair full cream
- Susu kental manis (opsional, jika suka lebih manis)
- Whipped cream untuk topping
Cara Membuat:
- Masukkan susu cair dan es krim vanila ke dalam blender.
- Tambahkan 4 keping Oreo. Sisakan sisanya untuk hiasan.
- Blender hingga halus dan tercampur rata. Jika Anda menyukai tekstur yang agak kasar, jangan blender terlalu lama.
- Tuang ke dalam gelas saji.
- Tambahkan whipped cream di atasnya dan taburi dengan remukan Oreo yang tersisa.
2. Es Kopi Susu Oreo (Oreo Coffee Latte)
Bagi pecinta kafein, perpaduan kopi dan Oreo adalah surga dunia.
Bahan-bahan:
- 1 shot espresso atau 1 sachet kopi instan tanpa ampas yang dilarutkan dengan 30ml air panas
- 150 ml susu cair
- 3 keping Oreo, hancurkan kasar
- Gula aren cair secukupnya
- Es batu secukupnya
Cara Membuat:
- Siapkan gelas, masukkan gula aren cair di dasar gelas.
- Masukkan es batu hingga memenuhi gelas.
- Tuang susu cair secara perlahan.
- Masukkan shot espresso atau larutan kopi di atasnya secara perlahan agar terbentuk layer yang cantik.
- Taburkan remahan Oreo kasar di bagian paling atas sebagai topping. Aduk sebelum diminum agar sensasi crunchy-nya berpadu dengan kopi.
3. Hot Oreo Chocolate
Cocok diminum saat hujan atau cuaca dingin. Minuman ini seperti pelukan hangat dalam cangkir.
Bahan-bahan:
- 250 ml susu cair
- 1 sdm bubuk kakao atau cokelat bubuk
- 3 keping Oreo (pisahkan krimnya)
- Gula pasir secukupnya (sesuai selera)
- Marshmallow (opsional)
Cara Membuat:
- Hancurkan biskuit Oreo (tanpa krim) hingga menjadi bubuk halus.
- Panaskan susu cair dalam panci dengan api kecil.
- Masukkan krim Oreo yang tadi dipisahkan ke dalam susu, aduk hingga larut.
- Masukkan bubuk kakao dan bubuk biskuit Oreo. Aduk rata hingga tidak ada gumpalan.
- Masak hingga panas (tidak perlu sampai mendidih bergolak).
- Tuang ke cangkir, tambahkan marshmallow di atasnya.
Kreasi Minuman Oreo Kekinian

Jika Anda bosan dengan menu klasik, saatnya bereksperimen dengan tren kekinian. Resep-resep ini sering ditemukan di kafe-kafe instagramable.
1. Oreo Cheese Tea
Perpaduan rasa gurih keju dan manisnya Oreo menciptakan sensasi rasa yang mewah.
Bahan untuk Cheese Foam:
- 50 gr cream cheese
- 30 ml whipped cream cair
- 30 ml susu cair
- Sedikit garam dan gula
Bahan Minuman:
- 1 kantong teh hitam atau teh earl grey
- 200 ml air panas
- 2 sdm gula cair
- 3 keping Oreo hancur
Cara Membuat:
- Buat Cheese Foam: Kocok cream cheese, whipped cream, susu, garam, dan gula menggunakan mixer hingga mengental namun masih bisa dituang (soft peak). Sisihkan.
- Seduh teh dengan air panas, tambahkan gula cair, aduk rata. Biarkan dingin atau tambahkan es batu.
- Tuang teh ke dalam gelas (isi sekitar 3/4 gelas).
- Tuang cheese foam di atas teh secara perlahan.
- Taburkan remahan Oreo di atas lapisan busa keju. Cara meminumnya adalah dengan memiringkan gelas 45 derajat agar teh dan kejunya masuk bersamaan ke mulut.
2. Avocado Oreo Smoothie
Alpukat kocok memang enak, tapi pernahkah Anda mencobanya dengan Oreo? Rasanya luar biasa!
Bahan-bahan:
- 1 buah alpukat matang
- 150 ml susu cair
- 2 sdm susu kental manis cokelat
- 3 keping Oreo
- Es batu secukupnya
Cara Membuat:
- Kerok daging alpukat, masukkan ke blender.
- Tambahkan susu cair, es batu, dan 1 keping Oreo. Blender hingga halus dan creamy.
- Siapkan gelas, hias dinding gelas dengan susu kental manis cokelat.
- Tuang jus alpukat ke dalam gelas.
- Beri topping potongan Oreo kasar di atasnya.
Tips Agar Minuman Oreo Tidak Membosankan

Membuat minuman Oreo terlihat mudah, tetapi ada trik khusus agar hasilnya seenak buatan kafe mahal. Seringkali, pemula membuat kesalahan dengan membuatnya terlalu manis atau teksturnya terlalu cair.
1. Perhatikan Rasio Gula
Ingatlah bahwa Oreo sendiri sudah mengandung gula yang cukup tinggi. Krim putih di tengahnya adalah gula padat. Saat membuat minuman, kurangi takaran gula tambahan, sirup, atau susu kental manis dari resep standar minuman lain. Selalu cicipi adonan sebelum menambahkan pemanis ekstra.
2. Jangan Hancurkan Semua Biskuit
Kesalahan umum adalah memblender semua biskuit hingga menjadi debu halus. Kunci kenikmatan minuman Oreo ada pada teksturnya. Sebaiknya, blender sebagian biskuit hingga halus untuk rasa, tetapi sisakan sebagian lagi untuk dihancurkan kasar dan ditaburkan di akhir. Sensasi mengunyah potongan kecil biskuit saat menyedot minuman adalah pengalaman yang dicari banyak orang.
3. Gunakan Susu yang Tepat
Jenis susu sangat mempengaruhi hasil akhir. Untuk milkshake atau minuman creamy, gunakan susu full cream atau susu UHT. Susu rendah lemak (low fat) atau skim milk cenderung membuat minuman terasa encer dan kurang gurih. Jika Anda seorang vegan atau intoleran laktosa, susu oat (gandum) adalah pengganti terbaik karena teksturnya yang lebih kental dibanding susu kedelai atau almond.
4. Eksperimen dengan Varian Oreo
Oreo tidak hanya memiliki rasa vanila original. Di pasaran, kini tersedia varian rasa stroberi, cokelat kacang, red velvet, hingga ice cream blueberry. Jangan ragu untuk menggunakan varian rasa ini untuk menciptakan minuman dengan warna dan rasa yang unik. Misalnya, Oreo Red Velvet akan menghasilkan milkshake berwarna merah muda yang cantik dengan rasa yang sedikit asam segar khas cream cheese.
Baca Juga: Susu Evaporasi: Rahasia Kopi dan Minuman Kekinian yang Creamy
Peluang Bisnis Minuman Oreo

Melihat antusiasme pasar, berjualan minuman berbahan dasar Oreo bisa menjadi ide bisnis yang menjanjikan. Modal yang dibutuhkan relatif kecil, namun margin keuntungannya cukup lumayan.
1. Analisis Pasar Sederhana
Target pasar minuman ini sangat luas, mulai dari anak-anak sekolah, mahasiswa, hingga pekerja kantoran yang membutuhkan asupan manis di siang hari. Lokasi strategis seperti dekat sekolah, kampus, atau pusat keramaian sangat menentukan kesuksesan.
2. Strategi Pemasaran
Di era digital, tampilan visual adalah segalanya. Karena minuman Oreo biasanya memiliki warna monokrom (hitam putih) atau kecokelatan yang standar, Anda harus pintar-pintar mengemasnya.
- Cup yang Menarik: Gunakan gelas plastik dengan bentuk unik atau sablon logo yang kekinian.
- Topping yang Melimpah: Jangan pelit pada topping. Tambahkan jelly, pudding, atau wafer stick agar minuman terlihat penuh dan menggugah selera.
- Nama Menu Unik: Berikan nama yang menarik. Daripada hanya Es Oreo, cobalah nama seperti Choco Oreo Storm atau Oreo Creamy Dream.
3. Perhitungan Modal Awal (Estimasi Kasar)
Untuk memulai bisnis booth minuman Oreo sederhana, Anda tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam. Bahan baku utamanya (Oreo, susu, es batu, gula) sangat mudah didapatkan dan tahan lama. Peralatan utama yang dibutuhkan hanyalah blender heavy duty (untuk menghancurkan es batu dengan baik), termos es, dan sealer gelas.
Dengan asumsi harga jual per gelas Rp10.000 – Rp15.000, dan HPP (Harga Pokok Penjualan) sekitar 50-60% dari harga jual, Anda bisa mendapatkan keuntungan bersih yang lumayan jika mampu menjual minimal 30-50 gelas per hari.
Pertanyaan Seputar Kreasi Minuman Oreo
Berikut adalah beberapa pertanyaan yang sering muncul ketika orang ingin membuat atau berkreasi dengan minuman Oreo.
1. Apakah biskuit Oreo harus dipisahkan dari krimnya sebelum diblender?
Tidak harus. Untuk milkshake atau smoothie, justru disarankan untuk memblender biskuit beserta krimnya. Krim putih tersebut berfungsi sebagai pemanis alami dan pengental, memberikan tekstur yang lebih creamy. Anda hanya perlu memisahkannya jika ingin membuat topping bubuk biskuit murni yang kering atau membuat hot chocolate di mana Anda ingin melarutkan krimnya secara terpisah.
2. Bisakah membuat minuman Oreo tanpa blender?
Tentu bisa! Anda bisa membuat Es Kocok Oreo. Caranya, masukkan biskuit Oreo ke dalam plastik ziplock, lalu hancurkan dengan ulekan atau botol hingga remuk. Masukkan remukan tersebut ke dalam gelas berisi susu dan es batu, lalu aduk atau kocok menggunakan shaker. Teksturnya memang tidak sehalus milkshake, tapi rasanya tetap lezat.
3. Berapa kalori dalam satu gelas Oreo Milkshake?
Ini pertanyaan penting bagi yang sedang diet. Satu gelas Oreo milkshake standar (menggunakan 3-4 keping Oreo, es krim vanila, dan susu full cream) bisa mengandung sekitar 400 hingga 600 kalori. Jumlah ini setara dengan satu kali makan besar. Jika ingin versi lebih rendah kalori, ganti es krim dengan pisang beku, gunakan susu low fat, dan kurangi jumlah biskuitnya.
4. Apakah minuman ini aman disimpan di kulkas?
Minuman berbahan dasar Oreo paling enak dinikmati segera setelah dibuat. Jika disimpan di kulkas, remahan biskuit akan menyerap cairan, menjadi lembek (soggy), dan kehilangan tekstur renyahnya. Selain itu, jika minuman mengandung es batu yang diblender, es tersebut akan mencair dan memisahkan lapisan air dan susu, membuat rasa minuman menjadi hambar.
Waktunya Berkreasi di Dapur Anda

Minuman Oreo adalah bukti bahwa bahan sederhana bisa diubah menjadi sajian istimewa dengan sedikit kreativitas. Fleksibilitas biskuit ini memungkinkannya masuk ke dalam berbagai jenis minuman, mulai dari yang hangat menenangkan hingga yang dingin menyegarkan.
Baik Anda membuatnya sekadar untuk memanjakan diri sendiri di akhir pekan, menyajikannya untuk tamu, atau bahkan menjadikannya sebagai ide bisnis sampingan, kuncinya ada pada keberanian mencoba kombinasi baru. Jangan takut mencampur Oreo dengan buah-buahan seperti stroberi atau pisang, atau bahkan dengan rempah seperti kayu manis.
Jadi, tunggu apa lagi? Ambil bungkus Oreo di lemari dapur Anda, siapkan blender, dan mulailah meracik minuman favorit Anda hari ini. Selamat mencoba!







